Kata pengatar
Alhamdulilahhirobbilalamin
, puji serta syukur kehadirat illahi robbi yang telah memberikan rahmat dan
ridhonya kepada kita selaku umat Nabi Muhammad SAW. Dan tidak lupa shalawat
serta salam terlimpah curahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW.
Kepada keluarganya ,sahabatnya, sampai kepada kita semua.
Dengan adanya tugas karya ilmiah kami sebagai Siswa-siswi SMAN 1 Bojongsoang ingin meningkatkan rasa keingin
tauan terhadap masalah-masalah yang terjadi di lingkungan hidup kita.
Bojongsoang,06
November 2012
Abstrak
Pemanasan global (Inggris: global warming)
adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata di atmosfer, laut, dan daratan Bumi.Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah
meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) "sebagian
besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20
kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah
kaca akibat aktivitas
manusia"[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya
30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari
negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang
dikemukakan IPCC tersebut.
Tujuan
penulisan karya tulis ilmiah ini yaitu untuk member dan menambah pengetahuan
tentang global warming
Daftar isi
Kata pengantar ___ ___________1
Abstrak ______ 2
Daftar isi 3
BAB 1 4
A. Latar belakang masalah 4
B.identifikasi masalah 4
C.Pembatasan masalah 4
D. Rumusan Masalah 5
E. Kegunaan Penelitian 5
F.Tujuan Penulisan 5
G.Hipotesis 5
BAB 2
Pengertian pemanasan global
6
Dampak pemanasan global 8
Pengendalian pemanasan global _____10
BAB
3 ( Metode penelitian ) _____________________________________11
BAB 4 ( Pembahasan ) __________________________________________12
BAB 5 (Kesimpulan dan saran )
__________________________________ 13
BAB 1
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Masalah
Pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya
suhu rata-rata di atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Pemanasan global di akibatkan oleh
perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab.
Pemanasan global ini bisa menjadi ancaman
bagi kehidupan manusia di bumi ini .Hal ini harus menjadi pusat perhatian di
seluruh dunia karena ini menyangkut kelangsungan hidup generasi muda yang akan
datang .namun sayang jika efek dari pemanasan global tidak di ketahui oleh
manusia saat ini mungkin mereka akan terus menerus merusak / meluluh rantakan
bumi ini hingga pemanasan global tidak dapat di cegah kembali.
B. Identifikasi Masalah
Melihat semua hal yang melatar belakangi
pemanasan global kami dapat menarik permasalahan yang ada berdasarkan
hasil penelitian yang kami adakan beberapa hari yang lalu .
C. Pembatasan Masalah
Karena efek pemanasan global
yang begitu luas dan meliputi berbagai aspek kehidupan, maka kami hanya
membataskan penelitian hanya dari segi kedasaran nya saja .Serta perkembangnnya
sampai dengan sekarang ini.
D. Rumusan Masalah
Masalah pemanasan global terjadi karena salah satunya
kurangnya perhatian dan kesadaran dari umat manusia yang tinggal di bumi kepada
alam atau lingkungan hidup mereka yang mereka sekarang tinggali .
E. Kegunaan Penelitian
Penelitian ini kami lakukan sebagai suara dari masyarakat
terhadap pemanasan global yang terus menerus meningkat.
F. Tujuan penulisan
Tujuan dari penulisan ini yaitu supaya kita dapat lebih
mengetahui tentang efek atau ancaman yang terjadi karena pengaruh pemanasan
global yang semakin mendunia ini.
G .Hipotesis
Penelitian ini dilakukan berkaitan dengan keyakinan kami setelah
cukup melakukan pengenalan secara meluas terhadap masalah yang diangkat. Adapun
keyakinan atau hipotesis tersebut adalah kurangnya pemahaman masyarakat
terhadap pemanasan global yang sering liput
dari perhatian mereka” Hal ini, menjadi salah satu faktor yang paling dominan
untuk dapat dikatakan sebagai “penyebab”.
BAB 2
Pengertian Pemanasan Global
Pemanasan global (Inggris: global warming) adalah suatu proses meningkatnya
suhu rata-rata atmosfer, laut, dan
daratan Bumi.
Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan
perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya
intensitas fenomena cuaca yang ekstrem,[2] serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah
terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.
Beberapa hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah
mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi pada masa depan, dan
bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan
bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi
perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang
harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau
untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. Sebagian besar
pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah
kaca.
Penyebab pemanasan global
Efek rumah kaca
Ketika energi
tiba permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan
Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali
sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang
panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer
bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, sulfur dioksida dan metana yang menjadi
perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali
radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan
tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga
mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus
meningkat.
Variasi matahari
Sinar matahari yaitu penyebab utama dalam
pemanasan global ini hal ini di sebab kan oleh sinar yang matahari yang
terus-menerus menyinari permukaan bumi.
Dampak dari pemanasan global
Iklim mulai tidak stabil
bahwa selama
pemanasan global, daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (akan memanas
lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Akibatnya, gunung-gunung es akan mencair
dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan
Utara tersebut. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan, mungkin
tidak akan mengalaminya lagi. Pada pegunungan di daerah subtropis, bagian yang
ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Musim tanam
akan lebih panjang di beberapa area. Suhu pada musim dingin dan malam hari
akan cenderung untuk meningkat.
Peningkatan permukaan laut
Ketika atmosfer
menghangat, lapisan permukaan lautan juga akan menghangat, sehingga volumenya
akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Pemanasan juga akan
mencairkan banyak es di kutub, terutama sekitar Greenland, yang lebih
memperbanyak volume air di laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah
meningkat 10 – 25 cm (4 - 10 inchi) selama abad ke-20, dan para ilmuwan
IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 - 35 inchi) pada
abad ke-21.
Perubahan
tinggi muka laut akan sangat memengaruhi kehidupan di daerah pantai.
Suhu global cenderung meningkat
Orang mungkin
beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari
sebelumnya, tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Bagian
Selatan Kanada, sebagai contoh,
mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih
lamanya masa tanam. Di lain pihak, lahan pertanian tropis semi kering di
beberapa bagian Afrika mungkin tidak
dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari
gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju)
musim dingin, yang berfungsi sebagai reservoir alami, akan mencair sebelum
puncak bulan-bulan masa tanam. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami
serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat.
Gangguan ekologis
Hewan dan
tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini
karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dalam pemanasan global,
hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan.
Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat lamanya
menjadi terlalu hangat. Akan tetapi, pembangunan manusia akan menghalangi
perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang
terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati.
Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub
mungkin juga akan musnah.
Dampak di bidang sosial
dan politik
Perubahan cuaca dan lautan dapat mengakibatkan munculnya
penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian.
Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul
kelaparan dan malnutrisi. Perubahan
cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di
kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana
alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya
bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat
pengungsian dimana sering muncul
penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma
psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain
Pengendalian pemanasan global
Kerusakan lingkungan yang parah karena dampak pemanasan global dapat di atasi dengan berbagai cara penanaman pohon di lingkungan
sekitar . hal ini juga perlu kesadaran dari diri kita masing-masing terutama
tentang dampak yang terjadi karena pemanasan global .
Menghilangkan karbon dioksida di udara
Cara yang
paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara adalah dengan
memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak
lagi. Pohon, terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya, menyerap karbon
dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis, dan menyimpan
karbon dalam kayunya. Di seluruh
dunia, tingkat perambahan hutan telah mencapai
level yang mengkhawatirkan. Di banyak area, tanaman yang tumbuh kembali sedikit
sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika diubah untuk kegunaan yang
lain, seperti untuk lahan pertanian atau pembangunan rumah tinggal. Langkah
untuk mengatasi hal ini adalah dengan penghutanan kembali yang berperan dalam
mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca.
BAB III
METODE PENELITIAN
Metodepenelitian kelompok kami dengan cara membagikan angket
ke masyarakat sekitar rumah- rumah kami di karenakan masyarakat di sekitar
lingkungan kami banyak yang mengeluh tentang memanasnya suhu di permukaan bumi
ini dan masyarakat itu juga belum mengerti tentang penyebab dan dampak dari
pemanasan global itusendiri dan juga masyarakat belum terlalu paham tentang
proses penanaman pohon yang bisa mengurangi pemanasan global .
NO
|
PERTANYAAN
|
YA
|
RAGU-RAGU
|
TIDAK
|
1.
|
Apakah
anda pernah menanampohon di lingkungan sekitar anda
|
80%
|
20%
|
|
2.
|
Apakah
anda pernah merawat dan memelihara tanaman di sekitar lingkungan anda
|
65%
|
35%
|
|
3.
|
Apakah
pohon-pohon di sekitar lingkungan anda berguna bagi anda
|
100%
|
||
4.
|
Apakah
anda paham dan mengerti tentang dampak dan akibat dari pemanasan global
|
55%
|
30%
|
15%
|
5.
|
Apakah
anda setuju jika proses penanaman pohon dapat mengurangi pemanasan global
|
100%
|
||
6.
|
Apakah
menanam pohon di sekitar lingkungan anda dapat mengurangi pemanasan global
|
70%
|
30%
|
BAB IV
PEMBAHASAN
Saat ini bumi sudah mengalami pemanasan global yang cukup
meningkat dari tahun-tahun sebelumnya ini yang menjadi permasalahan yang umum .
dan yang lebih parah nya lagi ada “ issue “ yang mengatakan bahwasannya
pemanasan global itu tanda-tanda akan berakhirnya alam ini :o .
Hal ini yang menjadi permasalahan pada saat ini, namun
pemanasan global ini dapat di kurangi/ di cegah dengan proses penanaman pohon ,
karena proses penanaman pohon adalah Cara yang
paling mudah untuk menghilangkan karbon dioksida di udara karena dengan
memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi dapat dengan cepat menyerap karbon dioksida yang sangat
banyak juga, memecahnya dengan proses fotosintesis, dan menyimpan karbon dalam
bagian kayu pohon tersebut
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
dari karya tulis ilmiah ini yaitu kita dapat dengan jelas memahami tentang
penyebab , dampak dan upaya mengatasi pemanasan global dengan cara penanaman
pohon walaupun sebagian besar dari masyarakat belum begitu memahami tentang
akibat dari pemanasan global itu sendiri .
Namun
pemanasan global ini bukan hanya dapat dikurangi dengan cara menanam pohon tapi
juga dengan cara : hemat energi dan penggunaan bahan bakar yang ramah
lingkungan
Saran :
saranya kami harap masyarakat disekitar mengerti dan memahami apa yang telah
kami jelaskan lewat karya tulis ini dan masyarakat juga harus sadar akan
lingkungan hidup mereka jangan sampai masyarakat sendiri yang merusak
lingkungan hidup mereka sendiri .
